Memagari Spot Foto Gunung Fuji karena Lonjakan Turis

by
Gunung Fuji

olympic.or.id – Salah satu lokasi di Jepang yang menampilkan pemandangan indah Gunung Fuji menjadi spot foto favorit bagi turis. Namun, karena lonjakan jumlah wisatawan, pemandangan Gunung Fuji dekat sebuah minimarket di Fujikawaguchiko sedang dalam proses dipagari dengan jaring setinggi 2,5 meter.

” Baca Juga: Proyek Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Terus Berlanjut “

Diserbu Turis Asing

Lokasi ini, yang terletak di kaki Jalur Yoshida menuju Gunung Fuji, telah menjadi tujuan favorit para turis asing yang ingin mengabadikan momen indah dengan latar belakang gunung yang terkenal di Jepang. Spot foto ini, yang berada di depan toko convenience store Lawson, menampilkan kontras menarik antara kehidupan sibuk di toko dengan lampu neon, dan keindahan gunung yang tenang di latar belakangnya.

Tindakan Penghalangan

Namun, karena masalah yang timbul akibat kerumunan turis, pemerintah setempat merasa perlu mengambil tindakan. Mereka memasang penghalang jaring untuk menghalangi pandangan ke lokasi tersebut. Pejabat setempat menyatakan bahwa selain kerumunan wisatawan, masalah lain juga muncul, seperti sampah yang ditinggalkan dan pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas.

Tindakan Disayangkan

Pejabat yang tidak disebutkan namanya menyatakan rasa prihatin terhadap situasi ini. Meskipun tanda peringatan dan penjagaan keamanan telah dipasang, masalah kerumunan turis masih terus berlanjut. Mereka menyatakan bahwa tindakan memagari lokasi tersebut adalah langkah yang disayangkan harus diambil.

Dampak Pariwisata Berlebihan

Kerumunan wisatawan yang mengganggu kota kecil ini merupakan bagian dari masalah yang lebih besar yang dihadapi Jepang. Pariwisata berlebihan telah menjadi isu sejak Jepang membuka kembali pintunya pascapandemi pada akhir tahun 2022. Maret 2024 bahkan menjadi bulan pariwisata terbesar sepanjang sejarah negara itu, dengan lebih dari tiga juta wisatawan asing memasuki Jepang.

Baca Juga :   Keputusan Tegas Sheila On 7: Menjalani Perjalanan Bertiga

” Baca Juga: Inovasi Terbaru dari Realme C65 5G “

Upaya Mengatasi Masalah

Pemerintah prefektur Yamanashi telah mengumumkan beberapa kebijakan baru untuk mengatasi masalah kepadatan wisatawan. Termasuk pembatasan harian untuk jumlah pejalan kaki dan biaya masuk wajib. Langkah-langkah ini diambil dalam upaya untuk mengurangi dampak negatif pariwisata berlebihan, seperti peningkatan sampah, emisi CO2, dan perilaku pejalan kaki yang kurang disiplin.

No More Posts Available.

No more pages to load.