Iran Tingkatkan Produksi Minyak Menjadi 4 Juta Barel per Hari

by
Produksi Minyak

olympic.or.id – Iran berencana untuk meningkatkan produksi minyaknya menjadi 4 juta barel per hari, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Tasnim. Keputusan ini diambil oleh dewan ekonomi yang dipimpin oleh presiden sementara Iran, Mohammad Mokhber. “Dewan ekonomi yang dipimpin oleh presiden sementara Iran Mohammad Mokhber telah menyetujui rencana untuk meningkatkan produksi minyak negara itu. Dari 3,6 juta barel per hari menjadi 4 juta barel per hari,” demikian bunyi laporan tersebut yang dikutip dari CNBC pada Senin, 27 Mei 2024.

” Baca Juga: Penundaan Transformasi UIN Jakarta Menjadi PTN-BH “

Posisi Iran dalam OPEC

Iran merupakan salah satu produsen utama yang tergabung dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC). Langkah untuk meningkatkan produksi minyak ini juga dilaporkan oleh Tehrantimes, yang menyebutkan bahwa Iran akan menambah produksi minyak sebanyak 400 ribu barel per hari. “Dewan Tinggi Ekonomi Iran, dalam pertemuannya baru-baru ini. Telah meratifikasi rencana untuk meningkatkan produksi minyak negara itu sebesar 400.000 barel per hari (bph),” ungkap laporan Tehrantimes.

Peningkatan Produksi dan Ekspor Minyak Iran

Selama beberapa tahun terakhir, produksi dan ekspor minyak Iran terus meningkat. Meskipun ada sanksi keras dari Amerika Serikat yang bertujuan untuk menghambat investasi asing dan melarang ekspor minyak Iran. Kebijakan ini belum mampu menghentikan Iran dari meningkatkan produksinya. Baru-baru ini, Senator Partai Republik dari Texas, Ted Cruz, mengkritik kebijakan luar negeri pemerintahan Biden terhadap Iran. Dengan menyatakan bahwa ekspor minyak Iran telah meningkat dari 300 ribu barel per hari menjadi sekitar 2 juta barel per hari. Cruz juga menyoroti peningkatan jumlah kapal ‘armada hantu’ yang digunakan untuk mengangkut minyak Iran. Dari 70 menjadi lebih dari 400 kapal dalam tiga tahun terakhir.

Baca Juga :   WhatsApp Akan Hadirkan Fitur Terbaru, Bisa Kirim File Jumbo!

Kritik Terhadap Kebijakan Luar Negeri AS

Menurut Ted Cruz, kebijakan luar negeri pemerintahan Biden terhadap Iran dianggap sebagai salah satu yang terburuk di era modern. Karena dinilai tidak efektif dalam mencegah kemajuan Iran dalam upaya meningkatkan ekspor minyak. Kebijakan yang dianggap lemah ini memungkinkan Iran untuk terus meningkatkan produksi dan ekspor minyaknya. Meskipun ada berbagai upaya internasional untuk membatasi kemampuan Iran di sektor ini. Kritik ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas mengenai kemampuan Amerika Serikat. Dalam mengendalikan pengaruh Iran di pasar minyak global dan dampaknya terhadap geopolitik serta ekonomi dunia.

” Baca Juga: Kementan Biayai Acara Bacaleg NasDem Rp 850 Juta “

Peningkatan produksi minyak Iran menjadi 4 juta barel per hari ini menunjukkan tekad Iran untuk memperkuat posisinya di pasar minyak global. Meskipun menghadapi berbagai tantangan dan sanksi internasional. Langkah ini kemungkinan akan memiliki dampak signifikan terhadap harga minyak global dan dinamika pasar energi internasional, serta memperkuat posisi Iran di antara negara-negara OPEC.

No More Posts Available.

No more pages to load.