Pekerjaan yang Tidak Bisa Digantikan oleh AI dalam Era Teknologi

by

olympic.or.id – Dalam era perkembangan teknologi AI yang pesat, banyak spekulasi tentang dampaknya terhadap pasar kerja global. Laporan-laporan dari lembaga keuangan dan ekonomi seperti Goldman Sachs dan McKinsey memberikan gambaran bahwa beberapa jenis pekerjaan berisiko tergantikan oleh otomatisasi. Namun, pertanyaannya adalah, adakah pekerjaan yang tidak bisa digantikan oleh AI?

” Baca Juga: Panduan Perencanaan Keuangan Beli Rumah Pertama “

Pekerjaan yang Tidak Bisa Digantikan AI

Menurut analisis dari World Economic Forum (WEF), ada beberapa jenis pekerjaan yang keberadaannya tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi AI. Pekerjaan-pekerjaan ini membutuhkan keterampilan khusus yang unik yang dimiliki oleh manusia, termasuk kecerdasan sosial dan emosional, kreativitas dan inovasi, serta ketangkasan fisik dan mobilitas.

Pekerjaan di Bidang Pertanian

Salah satu contoh yang diambil dari laporan tahun 2023 adalah pekerjaan di bidang pertanian. Meskipun teknologi pertanian terus berkembang, pekerjaan seperti operator peralatan pertanian tetap memerlukan interaksi langsung dan keputusan yang hanya dapat diambil oleh manusia. Hal ini menjadikan pekerjaan ini relatif aman dari ancaman penggantian oleh AI.

Pendidikan: Guru dan Pekerjaan Pendidikan Lainnya

Bidang pendidikan juga merupakan contoh yang signifikan. Guru dan tenaga pendidik lainnya tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membentuk kecerdasan emosional dan sosial siswa. Proyeksi dari Future of Jobs Report 2023 menunjukkan bahwa lapangan kerja dibidang pendidikan, terutama di negara-negara non-G20, diprediksi akan tumbuh sebesar 10% hingga tahun 2027, menunjukkan bahwa peran-peran ini tetap relevan dan diperlukan di masa mendatang.

Baca Juga :   Kemendikbud Ristek Menepis Isu Pergantian Seragam Sekolah

Ketahanan Pangan dan Rantai Pasokan

Ketahanan pangan dan manajemen rantai pasokan adalah area lain di mana kehadiran manusia masih sangat dibutuhkan. Meskipun ada kemajuan dalam otomatisasi dan teknologi logistik, keputusan strategis dan penanganan situasi krisis sering kali memerlukan kebijaksanaan dan penilaian manusia yang kompleks.

” Baca Juga: Wukuf Di Arafah Dan Meninggalnya Tiga Jemaah Haji “

Kesimpulan

Dalam menghadapi era AI yang semakin maju, penting untuk mengakui bahwa tidak semua pekerjaan dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi. Pekerjaan yang memerlukan kecerdasan emosional, kreativitas, interaksi sosial yang kompleks, dan penilaian manusia yang cermat akan tetap diperlukan. Ini menegaskan bahwa meskipun AI memberikan kemajuan besar dalam efisiensi dan produktivitas. Peran manusia dalam pekerjaan tertentu tidak akan pernah bisa dihapuskan sepenuhnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.