olympic.or.id
Kano / Kayak
Kano / Kayak 

Tentang Kano / Kayak

Jika dilihat pada awalnya, asal mula Kano dan Kayak dimulai dari beberapa abad yang lalu di sebelah Utara dan Selatan Amerika. Pada saat itu, penduduk lokal (orang Eskimo dan orang Indian) biasa membuatnya untuk keperluaan transportasi, memancing dan bertarung. Mereka bergerak disepanjang sungai dengan dayung yang panjang dan terbuat dari kayu.

Bukti arkeologi pertama mengenai keberadaan perahu Kano terdapat di dekat Sungai Efrat, di sebuah makam dari Raja Samaria. Relik tersebut diperkirakan berumur kurang lebih 6000 tahun. Bentuk dan desainnya lain dari yang biasa dibuat oleh bangsa Indian malah lebih serupa dengan perahu Kano yang dibuat oleh bangsa Eskimo yang tinggal di Amerika Utara dan Greenland.Pembuatan perahu Kano yang pada awal mulanya digunakan untuk transportasi barang dan orang, berburu, lomba Kano hingga berperang, telah berkembang sejak jaman batu, dari Samaria hingga Amerika, Oceania dan Australia hingga Greenland serta masih banyak lagi.

Perahu kano pada masa awal dipahat dari gelondongan kayu atau tulang paus dan kayu apung yang dilapisi dengan kulit senga laut dan lemak paus yang kedap air. Pada awalnya perahu Kano merupakan benda yang rapuh namun mudah untuk dikendarai, yang sekarang telah berevolusi menjadi perahu dengan penampilan yang licin dan cepat. Untuk cabang olahraganya sendiri terdiri dari beberapa macam bergantung pada jenis medan yang dilombakan. Biasanya terbagi menjadi tiga:

- Pendayung menghadap ke depan

- Alat dayung tidak terpaut pada perahu

- Sepenuhnya bergerak dengan tenaga manusia.

Untuk mengemudikan sebuah kano, sang atlet harus mempunyai koordinasi antara gerak sang atlet dengan pendayungnya, perahunya sendiri berperan sebagai pengapung dan airnya sebagai media transportasi. Secara internasional, kata "canoeing" sering kali dipakai untuk dua aktifitas, baik Kano maupun Kayak yang terdiri dari sejumlah cabang dan jenis perahu, seluruhnya bernaung di bawah lembaga International Canoe Federation (ICF)

Desain dan bentuk Kayak modern diambil dari Kayak milik bangsa Eskimo dan Greenland sedangkan untuk Kano asli berasal dari Indian Amerika Utara.

Pada abad ke-19, seorang pengacara Inggris, John Macgregor mempelajari Kayak kuno dan mendesain perahu yang sama. Ia kemudian menjelajahi sungai-sungai dan danau-danau Eropa dan menjadi penulis perjalanan terkenal pada jamannya. Ketika petualang lain menyalin desain perahunya, ia mendirikan Royal Canoe Club dan perlombaan Kano pun mulai diselenggarakan pada tahun 1866.Cabang Kayak atau Kano hanya pada lomba Flatwater, yang pertama kali dipertunjukan pada ajang Olimpiade tahu 1924 sebelum dilombakan pada tahun 1936. Pada masa awal, cabang olahraga ini lebih banyak didominasi oleh bangsa-bangsa Eropa seperti: Jerman, Hungaria, Rumania, Rusia dan Polandia, namun sekarang tidak lagi.

Pelaksanaan Lomba

Perlombaan ini diadakan di perairan tenang dan para atlet dibariskan. Cabang olahraga ini baru dibuka untuk wanita beberapa saat kemudian, namun hanya untuk kelas Kayak saja, dengan posisi pendayung duduk dan kayuh ganda. Untuk pria, baik cabang Kano maupun Kayak dibuka, dari perahu dayung terbuka hingga posisi berlutut dengan kayuh tunggal. Terdapat kelas perahu tunggal, ganda dan empat perahu. Perahu untuk Kayak akan diberi huruf K dan C untuk Kano. Jarak yang dilombakan untuk kelas wanita adalah 500 meter K1, K2 dan K4 (kayuh tunggal, kayuh ganda atau empat kayuh dalam Kayak). Untuk Pria, 500m dan 1000m K1 dan K2, 1000m K4 dan 500m dan 1000m C1 dan C2 (untuk Kano).

Berikut adalah daftar kelas yang dilombakan:

C-1 1000m (canoe single) Men

-

K-2 1000m (kayak double) Men

C-1 500m (canoe single) Men

-

K-2 500m (kayak double) Men

C-2 1000m (canoe double) Men

-

K-4 1000m (kayak four) Men

C-2 500m (canoe double) Men

-

K-1 500m (kayak single) Women

K-1 1000m (kayak single) Men

-

K-2 500m (kayak double) Women

K-1 500m (kayak single) Men

-

K-4 500m (kayak four) Women

Kano / Kayak Slalom

Jika Kano / Kayak diperkenalkan pada ajang Olimpiade pada tahun 1936 maka untuk program Slalom baru diperkenalkan pada tahu 1972 di Munich.

Dalam Slalom termasuk K1, C1 dan C2 (Kano ganda) untuk pria dan K1 untuk wanita yang diharuskan melewati 20-25 gerbang di perairan yang berarus, kurang lebih 300m. Para atlet diharuskan meyelesaikan lomba dengan waktu tercepat, jika ada gerbang yang tidak terlewati atau tersentuh maka akan dikenai penalti. Kelas yang dilombakan:

C-1 (canoe single) Men

-

K-1 (kayak singel) Men

-

C-2 (canoe double) Men

-

K-1 (kayak single) Women