| Bola Voli |
|
Sama halnya seperti Basket, voli adalah olahraga yang asal mulanya jelas tercatat. Baik basket dan voli tercipta di universitas yang sama, hanya berbeda beberapa tahun. Voli diciptakan pada tahun 1895 oleh William G. Morgan, seorang mahasiswa di Universitas Springfiled dan direktur dari YMCA di Holyoke, Massachusetts. Pada awalnya permainan itu disebut dengan "Mintonette". Sebelum Sydney 2000, Federasi Internasional Voli (FIVB) memperkenalkan tokoh libero. Pemain tersebut mengenakan kostum dengan warna berbeda dengan pemain satu tim lainnya dan bisa diganti oleh anggota tim lainnya. Libero tidak bisa melakukan servis, memukul bola melewati net, atau berpindah posisi ke depan. Walaupun demikian, seorang Libero memainkan peran yang cukup penting dalan menerima servis dan bertahan d posisi belakang. Diharuskan untuk memainkan satu poin di antara waktu Libero bertukar posisi dengan pemain lain di bagian belakang dari lapangan oleh sebab itu, seorang Libero tidak bisa selalu berada di lapangan ketika permainan sedang berlangsung. Peran Libero memberikan lebih banyak pilihan pada bertahan garis belakang selama Sydney 2000, meningkatkan penerimaan tim, memperpanjang reli dan memberikan peran penting kepada pemain yang kurang tinggi.
Kompetisi Olahraga ini dimainkan dengan lima babak. Empat babak pertama dimainkan hingga poin mencapai 25 sedangkan pada babak kelima, poin tertinggi berjumlah 15. Sebuah tim wajib memenangkan satu babak dengan dua poin. Tidak terdapat batasan waktu, jadi permainan akan terus berjalan hingga salah satu tim berhasil meraih dua poin terlebih dahulu. Pada awalnya, semua babak dimainkan hingga poin mencapai nilai 15, dengan batas nilai di empat babak utama sejumlah 17 dan babak terakhir, untuk menang, sebuah tim harus unggul dua poin terlebih dahulu. Sydney 2000 Athena 2004 |