olympic.or.id
Tenis
Tenis 

Ketika seorang berkebangsaan Irlandia bernama John Boland pergi ke Athena pada Olimpiade moderen pertama pada tahun 1896, tidak pernah terbayang olehnya bahwa dia akan pulang dengan membawa medali emas untuk tenis. Bahkan, dia tidak tahu bahwa dia akan ikut berkompetisi, dia datang sebagai penonton.

Banyak yang sudah berubah secara drastis pada tenis di Olimpiade. Para petenis Olimpiade saat ini diisi oleh atlit-atlit kelas atas dari berbagai penjuru dunia. Meski telah terbiasa dengan hotel bintang lima dan hadiah uang yang berlimpah, pada saat Olimpiade mereka akan berkumpul di Desa Olimpiade dan bertanding tidak untuk apapun selain medali emas.

Tenis sempat dikeluarkan dari program Olimpiade setelah 1924 di tengah kekacauan seputar sejumlah isu misalnya dimana harus ditarik garis pemisah antara amatir dan profesional, dan tenis tidak pernah menjadi olah raga yang dipertandingkan pada Olimpiade hingga 1988. Saat ini, kompetisi tenis Olimpiade meliputi kelas tunggal dan ganda, baik untuk pria dan wanita.

 

Kompetisi

Sebagaimana umumnya turnamen tenis  lainnya, tenis di Olimpiade merupakan kompetisi sistem gugur, sekali kalah maka dia akan keluar. Kemenangan pada  pertandingan final ditentukan dalam pertandingan tiga set terbaik kecuali pada tunggal putra dan ganda putra maupun ganda putri, dimana kemenangan dimainkan dalam pertandingan lima set terbaik. Di keempat divisi, para pemenang semi final bermain untuk menentukan medali emas dan perak, sedangkan semi-finalis yang kalah adan bermain untuk memperebutkan medali perunggu.

 

Kelas yang dipertandingkan

  • Ganda putra
  • Tunggal putra
  • Ganda putri
  • Tunggal putri