|
Dari sudut pandang taktik, ini terdengar seaneh melakukan sprint di lima kilometer pertama dalam maraton. Untuk memenangkan balap dayung sejauh 2000 meter, kru tim dayung harus melakukan sprint di 500 meter pertama. Namun, begitulah tuntutan olah raga yang namanya tercantum dalam Athlete of the Century (Atlet Abad Ini) dan Oarsome Foursome (tim dayung legendaris dari Australia). Olah raga dayung merupakan tes ketahanan yang diselesaikan dalam kecepatan hingga 10 meter per detik. Kru tim dayung menempuh jarak 1000 meter dengan rata-rata 40 kayuhan per menit, namun, pada 500 meter pertama dan terakhir, kecepatan kayuhannya naik hingga mencapai 47 kayuhan per menit. Pedayung master saat ini adalah Steve Redgrave dari Inggris Raya, yang secara luas dianggap sebagai pedayung terhebat sepanjang masa. Seorang Juara Dunia enam kali, dia memenangkan medali emas di lima Olimpiade terakhir dan dianggap sebagai Atlet Abad Ini. Kompetisi Olimpiade menambahkan kompetisi dayung putri pada 1976, dan kini atlet putri bertanding dalam 6 dari 14 kelas. Balapan dibagi menjadi kelas sculling (masing-masing pedayung menggunakan dua dayung) dan sweep oar (masing-masing pedayung menggunakan satu dayung), yang masing-masing terbagi atas divisi kelas berat dan kelas ringan. Pedayung menggunakan satu dayung di kelas dayung sweep. Perahu bisa memiliki satu, dua, empat, atau delapan pedayung. Pada perahu dengan delapan pedayung, terdapat satu kru tambahan, cox, yang mengemudikan dan mengarahkan pedayung lainnya. Namun di perahu-perahu yang lain, salah satu pedayung mengemudikan perahu dengan mengendalikan bilah kemudi kecil yang dilengkapi dengan pedal. Baik atlet putra maupun putri bertanding dalam kelas scull tunggal, scull ganda dan scull ganda empat, scull ganda kelas ringan, pasangan delapan dan tanpa pengemudi (coxless). Atlet putra juga bertanding dalam kelas empat orang coxless dan empat orang kelas ringan coxless. Semua perahu bersaing ketat, dengan para pemuncak klasemen langsung maju ke semi final atau babak final dengan enam perahu. Perahu-perahu yang lain mendapatkan kesempatan kedua, dengan dua teratas dapat terus berkompetisi. Sistem progresi - dan ada tidaknya semi final - tergantung pada jumlah perahu yang terlibat pada setiap kelas. Kelas yang dipertandingkan - Pasangan coxless (tanpa pengemudi) (2-)Putra
- delapan dengan pengemudi (8+)Putra
- empat tanpa pengemudi (4-)Putra
- empat coxless kelas ringan (4-)Putra
- scull ganda kelas ringan(2x)Putra
- scull ganda empat tanpa pengemudiPutra
- delapan dengan pengemudi (8+)Putri
- scull ganda kelas ringan (2x)Putri
- pasangan tanpa pengemudi (2-)Putri
- scull ganda empat tanpa pengemudiPutri
|