|
Dalam bahasa Jepang, Judo berarti "cara halus". Karena diturunkan dari juijutsu, suatu teknik pertarungan tangan kosong para kesatria samurai kuno, judo memiliki banyak kemiripan dengan juijutsu. Meski kemenangan biasanya diperoleh dengan melemparkan lawan ke lantai, ini merupakan satu-satunya cabang olah raga Olimpiade yang mengijinkan mencekik lawan atau mematahkan tangani untuk mengunci lawan. Dikembangkan oleh Dr Jigoro Kano pada 1880an, olah raga ini memulai debutnya pada Olimpiade Tokyo 1964. Negara tuan rumah bisa menambahkan satu cabang olah raga dan Jepang memilih judo. Dibentuk empat kelas berdasarkan berat, dan atlit-atlit Jepang secara meyakinkan memenangkan tiga di antaranya. Meskipun demikian, di kelas keempat, yakni kelas bebas, atlit berkebangsaan Bealnda setinggi 198 cm bernama Anton Geesink mengalahkan tiga kali juara nasional Jepang Kaminaga Akio dihadapan 15.000 orang di Nippon Budokan Hall. Dan kemudian dia mengalahkannya lagi. Itu diikuti oleh serangkaian kemenangannya di awal tahun berikutnya atas atlit-atlit terbaik Jepang lainnya, yang menggoyahkan teori dimana seorang judoka (pejudo) terlatih akan mampu mengalahkan lawan sebesar apapun. Kompetisi Judo wanita ditambahkan dalam program Olimpiade pada 1992. Pria dan wanita sekarang ini masing-masing bertarung dalam tujuh kelas berdasarkan berat, dan 400 pejudo ikut serta berkompetisi dalam Olimpiade Sydney 2000. Pertandingan di kelompok pria berlangsung lima menit. Pertandingan kelompok wanita berlangsung selama empat menit. Pedujo pertarung dalam kompetisi dengan sistem eliminasi tunggal setelah sebelumnya dibagi dalam dua kelompok besar yang ditentukan berdasarkan undian. Perbedaan unik dari kompetisi judo adalah diberikannya dua medali perunggu. Untuk menentukannya, semua pejudo yang dikalahkan oleh salah satu semi finalis dari masing-masing kelompok masuk ke putaran berikutunya, masih dengan sistem eliminasi tunggal, sesuai dengan kelompoknya sebelumnya. Pemenang dari masing-masing kelompok akan menghadapi runner-up dari kelompok lawan dalam pertandingan memperebutkan medali perunggu. Kelas yang dipertandingkan - + 100kg (kelas berat) Putra
- - 60 kg Putra
- 60 - 66kg (kelas ringan menengah) Putra
- 66 - 73kg (kelas ringan) Putra
- 73 - 81kg (kelas ringan utama menengah) Putra
- 81 - 90kg (kelas ringan utama) Putra
- 90 - 100kg (kelas berat Priaengah) Putra
- + 78kg (kelas berat) Putri
- - 48kg (kelas ekstra ringan) Putri
- 48 - 52kg (kelas ringan menengah) Putri
- 52 - 57kg (kelas ringan) Putri
- 57 - 63kg (kelas ringan utama menengah) Putri
- 63 - 70kg (kelas ringan utama) Putri
- 70 - 78kg (kelas berat menengah) Putri
|