olympic.or.id
Berkuda
 

Berkuda dimasukkan dalam pertandingan olimpiade untuk pertama kalinya pada tahun 1900 dan  lalu di tahun 1912, dengan menggunakan format yang mirip dengan yang digunakan pada saat pertandingan olimpiade di Athena pada tahun 2004.

Di masa lalu, kategori three-day event (Eventing) hanya terbatas untuk kalangan militer, sedangkan untuk kategori "jumping" dan "dressage" terbuka untuk orang sipil, tetapi hanya beberapa orang sipil yang sanggup berkompetisi hingga tahun 1948. Pada saat itu, pertumbuhan olah raga modern sangat pesat, tetapi sedikit kompetitor yang terlibat dalam pertandingan berskala internasional. Mereka hanya mengetahui sesama mereka dan jurinya menerima keragaman lokal yang dikarenakan sederhananya peraturan yang telah ada. Dengan penyertaan olah raga ini ke dalam pertandingan olimpiade,  telah jelas bahwa dunia internasional telah mengakui peraturan untuk 3 buah cabang olimpiade utama. Pada bulan Mei tahun 1921, para delegasi dari 10 organisasi berkuda berskala nasional bertemu di Lausanne untuk membicarakan susunan dari international federation.

Berkuda  terdiri dari tiga macam nomor pertandingan : Jumping, Dressage dan Eventing (Three-Day Event).

 

Kelas yang dipertandingkan

  • Individual (Putra dan Putri)
  • Tim (Putra dan Putri)

 

A.      DRESSAGE

Hanya berkuda lah  olimpiade olah raga dimana manusia dan binatang menjadi satu tim dan hanya satu dari sedikit kompetisi dimana pria dan wanita dapat berkompetisi secara seimbang.

Menunggang kuda adalah olah raga yang istimewa, karena kuda dan pengendaranya bekerjasama selama bertahun-tahun untuk mengasah prestasi dalam keanggunan, keberanian, kelincahan dan kecepatan.

 

Kereta kuda dan berkuda telah ada sejak pertandingan kuno di Yunani, tetapi sebagian besar seperti yang kita ketahui hal tersebut dimulai pada saat pertandingan olimpiade pada tahun 1912. Hal tersebut dengan menyertakan 3 buah cabang yaitu dressage, jumping dan three-day-event, dimana setiap cabangnya ada pertandingan secara individual dan tim.


Kompetisi

Sering digambarkan dengan seekor kuda sedang menampilkan ballet, dressage telah berubah sedikit sejak jaman Renaissance. Istilah stems dari bahasa perancis yang berarti berlatih, dan kavaleri Eropa mengembangkan ide tersebut untuk dipakai dalam medan perang dan parade. Kuda tersebut menampilkan serangkaian gerakan atau test sebagai respon dari petunjuk kecil maupun signal yang diberikan oleh pengendara. Perlombaan ini diadakan sebanyak lebih dari tiga ronde.  Di dua ronde pertama, kuda dan pengendaranya melakukan serangkaian hal yang berkaitan dengan gerakan dressage, termasuk "passages", "pirouettes", "piaffes"  dalam "walk", "trot" dan "canter". Ronde ke tiga adalah gaya bebas, dengan menggunakan gerakan yang dibuat oleh masing-masing individual dan ditampilkan dengan menggunakan musik.

 

Penilaian dilakukan oleh juri yang mengevaluasi sejauh apa kuda tersebut melakukan gerakan. Sewaktu olimpiade, empat hari khusus dialokasikan hanya untuk dressage.

 

B.      EVENTING

Hanya disini olimpiade olah raga dimana manusia dan binatang menjadi satu tim dan hanya satu dari sedikit kompetisi dimana pria dan wanita dapat berkompetisi secara seimbang.

Menunggang kuda adalah olah raga yang istimewa, karena kuda dan pengendaranya bekerjasama selama bertahun-tahun untuk mengasah prestasi dalam keanggunan, keberanian, kelincahan dan kecepatan.

 

Perlombaan kereta kuda dan mengendarai kuda telah ada sejak perlombaan kuno di yunani, tetapi sebagian besar perlombaan mengendari kuda di mulai di olimpiade sejak tahun 1912. Berkuda meliputi 3 buah cabang yaitu dressage, jumping dan three-day-event dimana setiap kompetisi terdiri dari individual dan tim.

Kompetisi
Terdapat  6 kelas pertandingan berkuda di program Olympic, terdiri dari 3 kelas untuk pertandingan  individual dan 3 kelas untuk pertandingan tim. Ketiga kelas pertandingan tersebut adalah jumping (pertandingan meloncat atau dalam tim disebut Prix de Nations), dressage dan eventing.

 

Kelas "Jumping" adalah nomor perlombaan yang mengharuskan kuda melewati beberapa halangan/rintangan tanpa harus menjatuhkan rintangan tersebut. "Dressage" adalah nomor perlombaan yang menampilkan berbagai gerakan-gerakan/langkah-langkah seperti layaknya balet. Penilaian ditentukan oleh wasit dengan melihat seberapa baiknya seekor kuda menyelesaikan gerakan-gerakan tersebut. "Eventing" adalah gabungan dari dua nomor pertandingan tersebut (Jumping dan Dressage) ditambah dengan pertandingan menunggang kuda melewati lintasan. Penilaian diambil dengan cara menjumlah nilai dari semua pertandingan setiap harinya.

 

C.      JUMPING


Ini adalah satu-satunya olahraga di pertandingan Olympic dimana manusia dan hewan bekerjasama dalam satu tim, dan salah satu pertandingan dimana pria dan wanita berkompetisi di nomor yang sama.

Berkuda adalah bentuk olah raga tim yang terbaik, seekor kuda dan penunggang berlatih bersama selama bertahun-tahun untuk melatih keseimbangan, keberanian, ketangkasan dan kecepatan.

Lintasan Chariot dan menunggang kuda sudah ada sejak pertandingan Yunani kuno, tetapi nomor-nomor pertandingan berkuda baru diadakan pada Olympic Games tahun 1912. Termasuk 3 nomor pertandingan yaitu dressage, jumping dan three-day event. Masing-masing dipertandingkan dalam bentuk individual dan tim.

Kompetisi

Sangat menarik dan mudah untuk diikuti, pertandingan ‘jumping' adalah nomor yang paling terkenal. Berasal dari Irlandia, berawal dari perburuan rubah, ‘jumping' mengharuskan seekor kuda dan penunggangnya untuk melewati 15 rintangan/halangan, termasuk tiga balok rintangan, pagar sejajar, melompati air, dan dinding batu. Hukuman diberikan jika melompat tidak sesuai susunan rintangan yang telah ditentukan, apabila kuda tidak melompat atau keluar jalur, dan apabila telah melampaui waktu.