olympic.or.id
Beijing 2008

08/08/2008 - 24/08/2008

Olahraga

Program pertandingan-pertandingan untuk Olimpiade Musim Panas 2008 Beijing sangat mirip dengan Olimpiade Athena 2004. Olimpiade Musim Panas 2008 melihat kembalinya 28 olahraga dan menyelenggarakan 302 pertandingan (165 pertandingan pria, 127 pertandingan wanita dan 10 pertandingan campuran), hanya satu lebih banyak daripada di Athena.

Sembilan pertandingan baru diselenggarakan, meliputi dua dari peraturan baru bersepeda oleh BMX. Wanita berkompetisi dalam pacuan kuda 3000m berintangan untuk pertama kalinya. Dan juga, pertandingan berenang maraton untuk pria dan wanita, untuk jarak lebih dari 10 kilometer, ditambahkan dalam peraturan berenang. Pertandingan beregu (pria dan wanita) dalam tenis meja menggantikan pertandingan ganda. Dalam anggar, foil tim wanita dan sabre (pedang) tim wanita menggantikan foil tim pria dan epee tim wanita.

Bisbol dan sofbol diselenggarakan untuk terakhir kalinya di Beijing - keduanya dicoret dari daftar cabang olahraga Olimpiade London 2012.

Sebagai tambahan kepada olahraga-olahraga Olimpiade yang populer, beberapa video gamer berbicara kepada pemerintah RRC agar diperbolehkannya video game mereka sebagai demonstrasi olahraga dalam pertandingan-pertandingan tersebut. Demonstrasi pertandingan belum diadakan pada Pertandingan Olimpiade manapun (Musim Panas atau Musim Dingin) sejak 1992. Dari Juni 2006, belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai hal ini.

Pada 7 Agustus 2006, sehari sebelum 2 tahun perhitungan mundur Olimpiade Musim Panas 2008 Beijing, Komite Pelaksana Beijing meluncurkan piktogram 35 cabang olahraga Olimpiade. Setiap piktogram dirancang supaya orang-orang dari berbagai negara di dunia dapat mengenali olahraga-olahraga yang akan diadakan di Olimpiade. Seperangkat ikon olahraga ini dinamakan \'the beauty of seal characters\' (keindahan karakter stempel/cap), disebut demikian karena setiap piktogram menyerupai naskah stempel orang Tionghoa.

Daftar olahraga

Daftar cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade Beijing 2008 beserta jumlah pertandingan untuk setiap cabang olahraga (diindikasikan di dalam kurung).

Perolehan medali

Medali yang akan dibagikan kepada para pemenang Olimpiade Beijing 2008 juga unik karena di bagian belakang ke-3030 medali tersebut dipasangi cincin giok untuk melambangkan kebudayaan nasional. Desain yang dibuat oleh Profesor Hang Hai tersebut telah disetujui oleh komite penyelenggara Olimpiade 2008.

Komite Olimpiade Internasional memberikan dua syarat untuk desain medali Olimpiade. Yang pertama adalah bahwa desain tersebut haruslah unik, kedua bahwa desain tersebut harus memiliki karakteristik negara tempat Olimpiade berlangsung. Giok yang digunakan berasal dari penambangan di Kunlun karena di sana ditemukan material giok dalam jumlah besar yang bermutu bagus. Karena ada tiga macam giok yang akan dibuat (untuk medali emas, perak, dan perunggu), maka untuk keseluruhan medali yang akan dibagikan giok-giok tersebut harus kurang lebih bewarna yang sama sehingga tidak terjadi kesenjangan antara penerima medali yang sama satu dengan yang lain. Hambatan lain yang dihadapi adalah kesulitan untuk menempelkan giok yang keras dan mudah pecah ke permukaan logam mulia. Sejak diumumkannya keputusan menggunakan giok Kunlun, harga giok tersebut di pasaran langsung naik. Giok-giok tersebut selanjutnya akan dikirimkan ke pusat kerajinan giok di kota Yangzhou.

Negara-negara yang mentorehkan sejarah dalam Olimpiade kali ini antara lain Mongolia, Afganistan, dan Togo yang memperoleh medali mereka yang pertama, dan dalam kejuaraan individual atlit India, Panama, dan Bahrain memperoleh emas mereka yang pertama. Michael Phelps dari Amerika Serikat menjadi Olimpiawan yang memperoleh medali terbanyak sepanjang sejarah, paling banyak merebut medali pada satu Olimpiade, dan paling banyak memecahkan rekor pada Olimpiade. Usain Bolt dari Jamaika menjadi orang tercepat di dunia setelah memecahkan rekor dunia pada lari 100 meter dan 200 meter, dan Jamaika juga menyabet emas dalam lari wanita 100 meter dan 200 meter. Selain itu 40 atau lebih rekor dunia telah dipecahkan yang merupakan yang terbanyak.

Berikut adalah perolehan medali di Olimpiade Musim Panas Beijing 2008. Indonesia berada di posisi 42 dari 204 negara yang berlaga.

Peringkat 

Negara 

Emas 

Perak

Perunggu

Jumlah medali

1

Republik Rakyat Cina

51

21

28

100

2

Amerika Serikat

36

38

36

110

3

Rusia

23

21

28

72

4

Britania Raya

19

13

15

47

5

Jerman

16

10

15

41

6

Australia

14

15

17

46

7

Korea Selatan

13

10

8

31

8

Jepang

9

6

10

25

9

Italia

8

10

10

28

10

Perancis

7

16

17

40

42

Indonesia

1

1

3

5

Negara peserta

Sampai 2006, kepastian akan Komite Olimpiade Nasional (NOC) mana yang akan berpartisipasi pada Olimpiade 2008 tidak bisa dibuat. Sementara kebanyakan NOC berpartisipasi dengan rutin, situasi politik, keuangan dan lain-lain pada suatu negara dapat menyebabkan sebuah negara absen dari pertandingan, seperti kasus NOC pada Olimpiade Musim Dingin 2006. Beberapa NOC baru, termasuk Kepulauan Marshall dan Tuvalu, akan diterima pada saat Pertandingan 2008 dimulai. Sementara yang lainnya merencanakan untuk melepaskan ikatan politik, sehingga menciptakan NOC yang terpisah.

Kepulauan Marshall memperoleh status NOC pada Februari 2006 dan diharapkan keikutsertaannya pada Olimpiade Musim Panas 2008. Penerimaan Tuvalu adalah sebuah kesempatan terbuka mengingat negara tersebut mendirikan NOC menjelang tenggat waktu IOC. Tuvalu telah bertemu dengan presiden IOC Jacques Rogge, dan dia terlihat cukup puas, dan pada pertemuan IOC 2007, Tuvalu akan dipilih menjadi anggota tetap Olimpiade.

Negara Serbia dan Montenegro telah berpisah dengan penuh; warga Montenegro memilih dalam sebuah referendum untuk mengakhiri penyatuan politik mereka dengan Serbia pada Mei 2006. Dan juga, pada Juli 2007, Antillen Belanda akan dibubarkan, memberikan Curacao dan St. Marteen sebuah Status Aparte, status politik yang sama seperti yang telah dimiliki Aruba sejak tahun 1986. Bonaire, Saba dan St. Eustatius akan memiliki hubungan langsung dengan Belanda sebagai Pulau-Pulau Kerajaan.

Sebuah kantor berita Korea Selatan mengumumkan bahwa Korea Selatan dan Korea Utara telah mendiskusikan pengiriman sebuah tim bersatu untuk Olimpiade Musim Panas 2008. Kedua NOC telah bertemu dengan presiden IOC Jacques Rogge pada 5 September 2006 untuk mendiskusikan kemungkinan tersebut. Rencana tersebut kemudian gagal karena tiadanya kesepakatan antara komite Olimpiade kedua negara tersebut.

Pada 24 Juli 2008, IOC mengumumkan pelarangan keikut sertaan Irak karena adanya campur tangan pemerintah terhadap komite Olimpiade Irak, namun sanksi ini dicabut seminggu kemudian setelah perwakilan Irak menjanjikan diadakannya pemilihan ulang anggota komite Olimpiade nasional yang bebas dari intervensi pemerintah. Menjelang upacara pembukaan pada 8 Agustus, IOC mengumumkan pencoretan Brunei dari daftar peserta karena tidak mendaftarkan atletnya sampai batas waktu yang ditetapkan.

Akhirnya 204 negara berpartisipasi dalam Olimpiade ini, 192 negara anggota PBB dan 10 "negara" kepulauan di Karibia, Palestina, Hong Kong, dan Taiwan, minus Brunei

 Indonesia

Indonesia: Peraih medali

Medali

Nama

Cabang

Nomor

Hasil

   

Perunggu

Eko Yuli Irawan

Angkat besi

56 kg

288 kg

   

Perunggu

Triyatno

Angkat besi

62 kg

298 kg

   

Perunggu

Maria Kristin Yulianti

Bulutangkis

Tunggal putri

Juara ke-3

   

Emas

Markis Kido dan Hendra Setiawan

Bulutangkis

Ganda putra

Juara

   
Perak

Nova Widianto dan Liliyana Natsir

Bulutangkis

Ganda campuran

Runner-up

   

Indonesia mengirimkan 24 atlet yang berkompetisi dalam tujuh cabang olahraga: atletik, bulutangkis, panahan, angkat besi, renang, layar dan menembak. Empat dari lima peraih medali Olimpiade Athena 2004 kembali bertanding di Beijing 2008: Taufik Hidayat, juara tunggal putra bulutangkis pada Olimpiade 2004, Raema Lisa Rumbewas, peraih medali perak pada Olimpiade 2004 dalam cabang angkat besi putri kelas 53 kg, Sony Dwi Kuncoro, peraih medali perunggu tunggal putra bulutangkis, dan Flandy Limpele yang meraih perunggu dalam ganda putra bulutangkis. Taufik langsung kalah di pertandingan pertamanya menghadapi Wong Choong Hann di babak kedua, Rumbewas gagal meraih medali setelah menempati posisi keempat di kelas 53 kg, Sony kalah dari Lee Chong Wei di babak perempatfinal, dan Flandy (bersama Lilyana Natsir) kalah dari He Hanbin/Yu Yang di perebutan medali perunggu nomor ganda campuran.

Indonesia meraih medali perunggu lewat cabang angkat besi melalui Eko Yuli Irawan dan Triyatno, yang sekaligus merupakan pertama kalinya angkat besi putra menyumbangkan medali Olimpiade bagi Indonesia. Dari bulutangkis, tunggal putri Maria Kristin Yulianti merebut medali perunggu, ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir meraih medali perak, sementara medali emas diraih melalui ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan.

 

Olympian
Angkat Berat
Bulu Tangkis