Publikasi Kembali ke daftar
 
13/04/2012

RITA SUBOWO HADIRI PERTEMUAN ANOC KE-18

 

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo akan menghadiri pertemuan XVIII Associations of National Olympic Committee (ANOC) di Moskow, Rusia, 16-17 April mendatang. Dalam acara yang dihadiri oleh seluruh anggota National Olympic Committee tersebut, Rita juga didaulat menjadi salah satu pembicara.

Rita akan tampil di hadapan ribuan peserta dari 205 National Olympic Committee (NOC) yang merupakan anggota International Olympic Committee (IOC). Terpilihnya wanita berusia 64 tahun itu lantaran posisinya sebagai anggota International Olympic Committee (IOC), sejak tahun 2007 silam.

Mantan Ketua Umum KONI Pusat itu menjadi salah satu pembicara dalam diskusi yang mengangkat tema “How To Protect Sport In The Current World Economy”. Bagaimana agar krisis ekonomi dunia tidak berdampak pada kelangsungan olahraga, sebagaimana banyak menjadi perdebatan akhir-akhir ini.

"Tema yang akan dibahas adalah bagaimana menjadi tuan rumah pesta olahraga multicabang di tengah krisis ekonomi dunia. Semoga hasil dari pertemuan ini bisa membawa perbaikan bagi perkembangan olahraga di Indonesia khususnya," ucap Rita, sesaat sebelum bertolak ke Moskow, kemarin. 

Pertemuan ANOC ke-18 sendiri semula akan diadakan di London, Inggris. Namun, lantaran kesibukan “Kota Big Ben” itu terkait persiapan mereka menggelar Olimpiade, Juli mendatang, acara ini kemudian dipindah ke Moskow, Rusia.

Pejabat sementara ANOC Sheikh Ahmad Al-Fahad Al Sabah, yang baru menggantikan posisi sementara Mario Vazquez Rana hingga tahun 2014, akan memimpin pertemuan ini. Sheikh Ahmad Al-Fahad Al Sabah merupakan Wakil Presiden ANOC, yang sekaligus menjabat Presiden Olympic Council of Asia (OCA).

Bukan hanya sekedar pertemuan, ANOC juga mengagendakan penyerahan dokumen persyaratan “Bidding Asian Games 2019” kepada Indonesia yang akan diwakili oleh Deputi Bidang Pengembangan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik. Ini menyusul keikutsertaan Indonesia untuk bersaing sebagai tuan rumah Asian Games.

"Indonesia disediakan waktu usai acara ANOC, untuk menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Seperti misalnya, dukungan dari parlemen, sebagai bukti bahwa memang pencalonan Indonesia didukung secara penuh oleh pemerintah," ucap Djoko.

Sochi 2014
258 hari lagi

Sponsor