| Berita olahraga |
25/02/2010Kanada Tak Lagi Mengejar Nomor Satu |
|
Kanada akhirnya "mengibarkan" bendera putih dalam menghadapi dominasi Amerika Serikat (AS), serta mengaku untuk tidak lagi mengejar ambisi besar mereka yaitu menjadi nomor satu dalam perolehan medali Winter Olympics. "Kami akan mengurangi tujuan kami," ujar Chris Rudge, Chief Executive dari Canadian Olympic Committee, Senin yang lalu. Kanada ada diperingkat ke-5 dalam perolehan medali dengan perolehan 10 medali, jauh dibawah AS yang berada diposisi pertama dengan perolehan 25 medali. Sebuah medali emas yang dipersembahkan oleh penari es KanadaTessa Virtue dan Scott Moir malam itu sedikit menambah perolehan medali negara tersebut. Kanada menghabiskan 117juta dollar selama lima tahun kebelakang untuk program Own The Podium mereka, sebuah program rencana perebutan medali dengan mengkhususkan dukungan dana tambahan untuk atlet mereka. USOC menghabiskan setengah dari yang dihabiskan Kanada, yaitu 55juta dollar dalam waktu empat tahun, untuk meningkatkan peraihan medali mereka. "Kami hidup dalam mimpi dan harapan palsu kalau kami berkata akan menyusul AS dan menjadi nomor satu," ujar Rudge. "Mereka sudah terlalu jauh meninggalkan kami." Hari Minggu yang lalu merupakan hari yang mengecewakan bagi rakyat Kanada, saat dua speedskater mereka di kelas putri 1500 meter tidak berhasil meraih medali sama sekali yang sepertinya sudah ada digenggaman mereka. Untuk menambah kekecewaan mereka, tim hockey putra mereka pun harus kalah dari AS pada babak pertama. Padahal hockey merupakan cabang olahraga yang paling digemari dan paling banyak ditonton di negara Kanada. Kekalahan tersebut, yang disaksikan kurang lebih 10,6 juta rakyat Kanada, memperbesar kemungkinan tim tuan rumah yang bertabur bintang tersebut mungkin harus mengalahkan tim kuat Rusia untuk menembus abbak perempat final. Banyak warga Kanada yang frustasi melihat kenyataan sulitnya meraih medali emas. Apalagi olahraga hockey terbentuk dari negara tersebut. "Hal ini sangat membuat frustasi," ujar Presiden Alpine Canada, Gary Allan. "Menjadi tuan rumah sangat membebani dan member pengaruh terhadap atlet." Sumber: Associated Press (AP) |
Selamat Datang di Situs Resmi Komite Olimpiade Indonesia
