|
JAKARTA - Islamic Solidarity Games (ISG) yang semula akan berlangsung pada 15-29 Oktober di Iran ditunda penyelenggaraannya karena situasi negara itu yang tidak memungkinkan. "Penyelenggaraan ISG ditunda, kemungkinan enam bulan ke depan. Penundaan ini karena situasi di negara tersebut sedang tak memungkinkan," ujar Ketua Sport Development Komite Olahraga Indonesia (KOI) Djoko Pramono di Jakarta, Selasa. ISG akan mempertandingkan 16 cabang olahraga yakni atletik, renang, loncat indah, polo air, bola voli, bola basket, angkat besi, tenis meja, menembak, sepak bola, bola tangan, taekwondo, karate, anggar, gulat, dan judo. Untuk Islamic Solidarity Games ini semula Indonesia hanya akan mengikuti atletik (4 atlet), menembak (4), tenis meja (4), angkat besi (5) dan anggar dengan alokasi dana sebesar Rp2 miliar. "Dengan adanya pembatalan ini maka dana yang Rp2 miliar itu kami usulkan untuk dialihkan ke kontingen SEA Games di Laos pada Desember mendatang agar bisa lebih mencukupi, sebab alokasi dana untuk SEA Games baru ada Rp12 miliar," ujarnya. Untuk ke Asian Indoor Games (AIG) yang akan berlangsung di Vietnam pada 30 Oktober hingga 8 November 2009, Indonesia tetap mempersiapkan atlet sambil mewaspadai berbagai kemungkinan kendala lain seperti ancaman virus H1N1. Ke AIG Indonesia akan mengikuti lima cabang yakni panahan (4 atlet), biliar (4), finswimming (2), pencak silat (4) dan sepak takraw (6). AIG akan memperebutkan 242 medali emas dari 21 cabang olahraga, tetapi tidak seluruh cabang akan diikuti atlet Indonesia. Event Asia tiga tahunan ini akan berlangsung di kota-kota Ho Chi Minh, Hai Duong, Hai Phong, Quang Ninh, Bac Ninh dan Hanoi sebagai tempat pemusatan lomba di Stadion Nasional My Dinh. waspada.co.id
|