Banner Games

Montreal 1976

 

1976-07-17 - 1976-08-01

KEY FACTS

Tanggal pembukaan:
1976-07-17

Tanggal penutupan:
1976-08-01

Negara tuan rumah:

Situs resmi:
-

LOGO

Pemilihan

Montreal 1976

Olimpiade musim panas 1976, lebih dikenal dengan Games of the XXI Olympiad, merupakan ajang olahraga multievent yang diselenggarakan di Montreal, Quebec, Kanada tahun 1976. Montreal resmi terpilih sebagai tuan rumah ketika IOC Session ke-69 di Amsterdam, pada 12 Mei 1970, mengalahkan Moscow dan Los Angeles yang kemudian menjadi tuan rumah pada 1980 dan 1984.

Highlights

  • Taro Aso merupakan anggota dari tim menembak Jepang. 32 tahun kemudian, ia terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang.
  • Upacara pembukaan dipimpin oleh Ratu Elizabeth II selaku kepala negara dan sejumlah anggota kerajaan pun turut menghadiri upacara tersebut.
  • Api Olimpiade secara elektrik dipancarkan via satelit dari Athena ke Ottawa, dengan maksud sebagai gelombang elektrik dari api yang sesungguhnya. Dari Ottawa, api tersebut dibawa ke Montreal. Hujan badai sempat mematikan api Olimpiade setelah beberapa hari dibuka, seorang ofisial berinisiatif untuk menyalakan api tersebut dengan pematik. Api tersebut kemudian dipadamkan lagi untuk dinyalakan kembali dengan api yang sesungguhnya.
  • Kategori untuk wanita mulai dipertandingkan untuk cabang basket, handball dan mendayung.
  • Kanada sebagai tuan rumah hanya mengumpulkan lima perak dan enam perunggu. Ini merupakan pertama kalinya negara tuan rumah, sepanjang sejarah penyelenggaraan Olimpiade musim panas untuk tidak meraih medali emas. Hal yang sama pernah terjadi di Olimpiade musim dingin tahun 1924 di Chamonix, Prancis dan 1928 di St. Moritz, Swis. Peristiwa ini juga kembali terjadi pada tahun 1984, Olimpiade musim dingin di Sarajevo, Yugoslavia dan kemudian di Olimpiade musim dingin Calgary, Kanada tahun 1988, memberikan Kanada dua gelar sebagai negara tuan rumah yang tidak pernah memenangkan medali emas, baik Olimpiade musim dingin maupun musim panas.
  • Taiwan mundur dari Olimpiade ini setelah diberitahukan oleh Pierre Elliott Trudeau bahwa mereka tidak bisa ikut serta jika memnggunakan nama Republic of China. Hal ini karena Republic of China sudah dipakai oleh Cina yang menggunakan People's Republic of China. Kanada telah mencoba berkompromi dengan menyatakan bahwa mereka masih boleh menggunakan bendera nasional dan lagu kebangsaan mereka, namun mereka menolak.
  • Dalam serangkaian protes di Afrika Selatan oleh tim New Zealand All Blacks Rugby Union di awal tahun, Ofisial Kongo, Jean Claude Ganga memimpin boikot 28 negara afrika untuk menunjukan rasa kekesalan mereka karena IOC menolak untuk melarang tim New Zealand ikut bertanding. Beberapa negara seperti Maroko, Kamerun dan Mesir telah berpartisipasi, meskipun demikian, mereka pun mundur setelah hari pertama. Dari Selatan dan Afrika tengah, hanya Senegal dan Pantai Gading yang bertadning. Irak dan Guyana juga memutuskan untuk ikut boikot Kongo ini.
  • Oleh karena pembantaian yang terjadi di Munich, keamanan di ajang kali ini sangatlah ketat. Hal ini juga terlihat pada pelaksanaan Olimpiade musim dingin di Innsbruck Austria, tahun sebelumnya.
  • Pesenam Rumania, Nadia Comaneci 14 tahun, mencetak tujuh angka sempurna (10) dan memenangkan tiga medali emas, termasuk kelas bergengsi All Around. Ketika itu, papan nilai hanya bisa menampilkan tiga digit dan pada saat Comaneci menyelesaikan penampilannya, yang tertera di papan nilai hanya 1.00. Selain Comaneci, pesenam Uni Sovyet, Nellie Kim juga pernah memenangkan tiga medali emas. Nikolai Andrianov pesenam putra asal Uni Sovyet membawakan pulang empat medali emas termasuk emas dari kelas All Around.
  • Viktor Saneyev asal Uni Sovyet memenangkan medali emas dari kelas triple jump untuk ketiga kalinya. Sementara itu Klaus Dibiasi dari Italia juga mendapatkan emas ketiganya dari lompat indah.
  • Alberto Juantorena asal Kuba menjadi orang pertama yang memenangkan 400m dan 800m di ajang yang sama. Lasse Virén asal Finlandia juga memenangkan dua kelas: 5,000m dan 10,000m serta selesai pada posisi ke-5 di kelas marathon, namun usahanya tersebut gagal menyamai rekor Emil Zátopek tahun 1952.
  • Boris Onishchenko, seorang anggota tim pentathlon modern, didiskualifikasi karena melakukan kecurangan. Karena masalah ini, tim pentathlon Uni Sovyet juga didiskualifikasi. Boris juga diancam oleh sesama atlet Uni Sovyet, Sperti tim voli yang mengancam akan melemparnya dari jendela hotel jika mereka bertemu dengannya.
  • Lima petinju Amerika: Sugar Ray Leonard, Leon Spinks, Michael Spinks, Leo Randolph dan Howard Davis Jr. memenangi medali emas untuk cabor tinju. Tim ini disebut-sebut sebagai tim terbaik Olimpiade yang pernah dimiliki Amerika dan semua kecuali Davis melanjutkan karir tinju mereka sebagai petinju profesional.
  • Putri Anne dari Inggris merupakan satu-satunya atlet yang tidak perlu menjalani sex test. Ia merupakan anggota dari tim berkuda Inggris.
  • Pesenam Jepang, Shun Fujimoto, tampil dengan lutut yang cedera namun tetap berhasil membawa pulang medali emas untuk timnya. Kaki Fujimoto patah ketika ia berlatih dan karena tipisnya poin Jepang dengan Uni Sovyet, ia menyembunyikan cederanya. Dengan lutut yang cedera, ia menampilkan triple somersault sempurna dan mempertahankan postur yang sempurna. Ia mendapatkan nilai 9.7, dan memberikan Jepang medali emas. Beberapa tahun kemudian, ketika ia ditanya apakah ia akan melakukannya lagi, dengan tegas ia menjawab "Tidak."
  • Tim renang Jerman Timur berhasil memenangkan hampir seluruh medali kecuali dua medali emas.
  • Luann Ryon memenangkan emas untuk Amerika di cabang Memanah. Ia belum pernah sekalipun tampil di ajang olahraga internasional.

Venues

Montreal Olympic Park

Greater Montreal

Venues di luar Montreal

See the medal winners, ordered by sport:

  • Panahan
  • Atletik
  • Bola Basket
  • Tinju
  • Kano
  • Bersepeda
  • Lompat Indah
  • Berkuda
  • Anggar
  • Sepak bola
  • Senam
  • Bola Tangan
 
  • Hoki
  • Judo
  • Modern pentathlon
  • Mendayung
  • Berlayar
  • Menembak
  • Renang
  • Bola Voli
  • Polo Air
  • Angkat Besi
  • Gulat

Medali

Table di bawah adalah 10 besar negara peraih medali terbanyak. Tuan rumah Kanada menempati posisi ke 27 dengan total 11 medali.

Posisi  

Negara  

Emas  

Perak  

Perunggu  

Total  

1

Uni Soviet

49

41

35

125

2

Jerman Timur

40

25

25

90

3

Amerika Serikat

34

35

25

94

4

Jerman Barat

10

12

17

39

5

Jepang

9

6

10

25

6

Polandia

7

6

13

26

7

Bulgaria

6

9

7

22

8

Kuba

6

4

3

13

9

Rumania

4

9

14

27

10

Hungaria

4

5

13

22

Negara Peserta

Angka dalam kurung mengindikasikan jumlah atlet yang dikirim untuk bertanding.

   

^ WD: Atlet dari Kamerun, Mesir, Maroko dan Tunisia bertanding dari tanggal 18-20 JUli sebelum akhirnya mundur.

Negara-negara yang melakukan boikot

Ke-28 negara berikut adalah negara-negara yang memboikot Olimpiade 1976, setelah tim rugby nasional New Zealand melakukan tur ke Afrika Selatan di awal tahun 1976. Afrika Selatan telah dilarang keikutsertaanya dalam Olimpiade sejak tahun 1964 karena kebijakan apartheid.

Selain Afrika Selatan, Zaire juga tidak turut serta dalam pesta olahraga empat tahunan tersebut dengan alasan financial, bukan politik.

Baik Republic of China (Taiwan) dan People's Republic of China memboikot Olimpiade tahun 1976 dengan alasan legitimasi masing-masing. Di bulan November 1976, International Olympic Committee hanya mengakui People's Republic of China sebagai peserta tunggal. Di tahun 1979, IOC mulai mengakui Republic of China sebagai Chinese Taipei sebagai hasil dari Resolusi Nagoya; hal ini berakibat pada boikot oleh Cina pada Olimpiade 1980 di luar dari boikot Amerika pada tahun yang sama.

Warisan

Olimpiade tahun 1976 merupakan bencana keuangan bagi Montreal, sebagaimana Kota tersebut terbelit hutang untuk 30 tahun mendatang setelah penyelenggaraan selesai. Pemerintah provinsi Quebec mengambil alih pembangunan pada tahun 1975 ketika pembangunan yang dilakukan tertinggal jauh dari jadwal; bahkan pembangunan masih dilakukan beberapa minggu sebelum hari pembukaan, dan ada sebuah menara yang bahkan belum terbangun. Walikota Jean Drapeau dengan yakin memperkirakan di tahun 1970 bahwa "Olimpiade tidak boleh lagi mengakibatkan defisit sebagaimana seorang laki-laki mengandung", namun hutang tersebut menumpuk hingga miliaran dolar, pemerintah provinsi Quebec pun memerintahkan agar hutang-hutang tersebut dibayar lunas.

Olympic Stadium yang merupakan hasil desain memukau dari Roger Tailibert, hingga kini masih berdiri sebagai monument pengingat betapa besarnya hutang yang harus mereka bayar. Bangunan tersebut juga dikenal dengan nama panggilan The Big O sebagaimana bentuk atapnya yang seperti donat. Selain itu, The Big Owe juga dipakai untuk mengacu pada ongkos pembangunan stadium tersebut secara khusus dan secara luas adalah pada Olimpiade 1976.

Di bulan Desember 2006, akhirnya biaya pembangunan stadium tersebut terbayar lunas. Total pengeluarannya (termasuk reparasi, renovasi, konstruksi, bunga dan inflasi) sejumlah 1.61 biliar C$. Saat ini, walaupun dengan ongkos yang besar, stadium tersebut sedang mengalami kekosongan pengurus, sejak ontreal Expos pindah di tahun 2005.

Boikot yang dilakukan sejumlah negara-negara Afrika karena partisipasi Selandia Baru ke Afrika Selatan tahun itu, mengakibatkan sejumlah protes besar-besaran dan ketidakpatuhan masyarakat yang terjadi selama Springbok Tour tahun 1981 di Selandia Baru. Hubungan resmi olahraga antara Afrika Selatan dan Selandia Baru tidak terjadi hingga runtuhnya apartheid.

 

 

 

Berita seputar Montreal 1976

Belum ada berita!